MANADO – Kabar baik bagi warga Kota Manado, Sulawesi Utara! kini masyarakat bisa menikmati jaringan generasi kelima (5G) dari Indosat Ooredoo Hutchison.
Indosat pun menggelar acara meriah di Atrium Megamall Manado untuk memperkenalkan jaringan 5G-nya pada Kamis (5/11/2026).
Peluncuran ini menjadi langkah perusahaan memperkuat konektivitas digital di ibu kota provinsi tersebut, sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan industri kreatif.
Manado dipilih karena perannya sebagai pusat perdagangan, destinasi wisata, dan kawasan pendidikan di Sulawesi Utara.
Aktivitas ekonomi yang terus bergerak dan kedatangan wisatawan mancanegara ikut menjadi pertimbangan Indosat memperluas 5G ke kota ini.
Indosat Ooredoo Hutchison juga melihat kesiapan masyarakat Manado terhadap teknologi digital sebagai peluang untuk menghadirkan konektivitas yang lebih maju.
Data Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) yang dipaparkan dalam acara peluncuran menunjukkan skor Manado sebesar 48,75.
Eric Wilyanto, HOC Circle Kalisumapa Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan pengembangan 5G di Manado tidak hanya soal menghadirkan teknologi baru, tetapi juga menjawab kebutuhan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.
“Kebutuhan 5G itu bukan hanya teknologi, tetapi juga konektivitas yang bisa membuat masyarakat Manado melakukan kegiatan dan aktivitas sehari-hari dengan menggunakan konektivitas terbaik,” tuturnya kepada media dalam Media Update Indosat 5G.
Lewat jaringan ini, Indosat berharap pelanggan mendapat pengalaman digital yang lebih baik, mulai dari menunjang produktivitas dan komunikasi hingga mengakses beragam layanan berbasis internet.
Eric menyebut ada empat sektor yang menjadi fokus pemanfaatan Indosat 5G.
“Ada empat sektor utama yang menjadi perhatian dalam pemanfaatan Indosat 5G, yakni pembuatan dan distribusi konten digital, WFB atau Work From Anywhere (Work From Home, Work From Anywhere), kecerdasan buatan atau artificial intelligence (Al), serta industri permainan digital,” tuturnya.
Pada sektor konten digital, kreator diharapkan terbantu lewat proses unggah video dan siaran langsung yang lebih cepat.
Pengguna layanan streaming pun diharapkan menikmati tayangan dengan koneksi yang lebih responsif dan minim gangguan.
Untuk pola kerja fleksibel atau Work From Anywhere (WFA), koneksi yang lebih cepat diharapkan melancarkan rapat daring lewat platform seperti Microsoft Teams dan Zoom, termasuk saat pengguna membagikan koneksi internet ke perangkat lain.
Di bidang kecerdasan buatan, Indosat memandang teknologi ini kian penting dalam menunjang pekerjaan dan aktivitas masyarakat seiring berkembangnya ekosistem digital.
Sementara untuk industri permainan digital, para pemain gim daring seperti Mobile Legends dan Roblox diharapkan merasakan permainan yang lebih lancar berkat koneksi yang responsif.
“Peluncuran Indosat 5G di Manado juga merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyambut hari ulang tahun ke-59,” tambahnya.
Dalam acara tersebut, Indosat menyediakan area pop-up experience yang bisa dikunjungi pelanggan, jurnalis, dan kreator konten untuk mencoba berbagai pengalaman digital. Tersedia area foto dan sejumlah aktivitas kreatif.
Dalam acara ini, Huawei juva terlibat sebagai mitra teknologi dalam pengembangan jaringan 5G ini, bagian dari upaya Indosat menghadirkan layanan konektivitas generasi terbaru di Manado.
Indosat menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas jaringan dan layanan digital, tidak hanya di Manado, tetapi juga di berbagai wilayah Indonesia.
“Kehadiran 5G diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang pemanfaatan teknologi, terutama bagi pelaku usaha, sektor pariwisata, dunia pendidikan, dan masyarakat yang semakin bergantung pada konektivitas digital,” ungkapnya.
Kehadiran jaringan 5G dari Indosat lewat provider im3 dan 3 (three) diharapkan bisa meningkatkan produktivitas dan perekonomian masyarakat Sulawesi Utara, terlebih khusus Kota Manado. (nando)
