BITUNG – Pemerintah Kota Bitung memaparkan berbagai capaian upaya pengendalian inflasi sepanjang tahun 2026 dalam High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Bitung, Jumat (26/6/2026).
Kegiatan digelar bersama Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara sebagai wujud sinergi memperkuat ketahanan pangan daerah.
HLM dipimpin langsung oleh Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa pengendalian inflasi merupakan salah satu prioritas utama pemerintah.
Kata Wali Kota, sebagai kota maritim, industri, dan pusat distribusi, Kota Bitung memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran rantai pasok pangan.
“Implementasi strategi 4K, yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif, perlu terus diperkuat melalui koordinasi lintas sektor yang responsif dan berbasis data,” tegasnya.
Dalam sesi diskusi, Pemkot Bitung melaporkan sejumlah langkah konkret yang telah dijalankan, antara lain pelaksanaan 24 kali Operasi Pasar Murah.
Selain itu dilaksanakan juga pemantauan harga dan stok pangan secara berkala, rapat koordinasi TPID rutin, serta pengawasan penyaluran Minyakita.
Pemerintah Kota Bitung juga telah menyalurkan 2.000 bibit cabai dan 1.000 bibit tomat guna memperkuat produksi pangan lokal.
Perum Bulog turut memastikan stok beras dan minyak goreng di Kota Bitung berada dalam kondisi aman.
Forum kemudian menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya penguatan peran Perumda sebagai offtaker komoditas pangan dengan dukungan pembiayaan daerah.
Lalu optimalisasi neraca pangan sebagai dasar pengambilan kebijakan, penguatan Kerja Sama Antar Daerah (KAD), serta peningkatan efisiensi distribusi hortikultura.
Menutup kegiatan, Pemkot Bitung menyampaikan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi HLM guna memperkuat ketahanan pangan, menjaga stabilitas inflasi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Kegiatan turut dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara Joko Supratikto, Kepala Biro Perekonomian Provinsi Sulawesi Utara Reza Dotulung, unsur Forkopimda, instansi vertikal, dan perangkat daerah. (nando/*)


Tinggalkan Balasan