Tak Ada Anggaran, Minut Tolak Sistem UNBK untuk Perekrutan CPNS

oleh -
(Ilustrasi:Istimewa)

AIRMADIDI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara menyatakan menolak ujian nasional berbasis komputer (UNBK) untuk tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018.

Pasalnya, tidak tersedianya anggaran untuk tes UNBK tersebut, memengaruhi pelaksanaan ujian online CPNS sistem computer asissted test (CAT) yang tidak lama lagi dilaksanakan.

Penolakan ini disuarakan Sekretaris Daerah (Sekda) Minut  Jemmy Kuhu  bersama 120 sekda dan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) kabupaten/kota se-Indonesia kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Syafruddin dalam rakornas KemenPAN-RB terkait CAT BKN dan UNBK Kemendiknas untuk tes CPNS 2018 di Hotel Gran Dhika, Jakarta selatan, Senin (15/10/2018).

“Seluruh sekda dan perwakilan BKPP dari 121 kabupaten/kota termasuk Minut menolak dilakukan UNBK Kemendiknas kalau anggarannya dibebankan ke kabupaten/kota,” ujar Sekda Kuhu didampingi Kabid Disiplin BKPP Minut, Astriyadi Lalompoh.

Alasannya, lanjut Kuhu, semua kabupaten/kota sebagian besar sudah penetapan Perubahan APBD 2018 sehingga memang tak ditata anggaran untuk menanggung akomodasi dan  transportasi tim seleksi Kemendiknas yang akan datang untuk melaksanakan UNBK di kabupaten/kota.

“Tentunya termasuk Minut. Kami sudah penetapan APBD perubahan. Jadi memang tak tersedia anggaran untuk UNBK Kemendiknas,” jelasnya.

Sementara, Kabid Disiplin BKKP Astriyadi Lalompoh menambahkan sampai saat ini jumlah pendaftar CPNS Minut  sampai dengan penutupan 15 Oktober 2018 kemarin sebanyak 954 pelamar untuk 175 formasi yang tersedia di lingkup pemkab Minut. (Fernando Kembuan/cr)