Terbakar Cemburu, Oknum Pejabat di Minahasa Utara Diduga Aniaya Istri

oleh
Korban saat melapor di Polsek Airmadidi. (Foto: istimewa)

AIRMADIDI – Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) diduga dilakukan oleh oknum Kepala Dinas Kearsipan Kabupatan Minahasa Utara (Minut)  TS alias Toar, 44, warga Kolongan Kecamatan Kalawat kepada istrinya berinisial PL.

Oknum pejabat tersebut diduga terbakar api cemburu, saat mendapati istrinya melakukan komunikasi pesan singkat lewat aplikasi WhatsApp (WA) seseorang.

Menurut pengakuan korban, peristiwa KDRT tersebut berawal pada Sabtu (3/11) sekira pukul 13.00 WITA, dimana TS mengambil telepon genggam korban, kemudian membuka aplikasi WA. Pada saat membaca percakapan korban, TS kemudian naik pitam, sambil mengatakan bahwa korban memiliki hubungan khusus dengan orang lain.

“Saat itu  juga, dia (TS) dari dalam kamar menarik lengan kanan saya, dan menyeret ke arah pintu, sambil menjepit lengan kanan saya menggunakan daun pintu. Padahal percakapan WA yang dilakukan bersama dengan orang lain adalah perihal pekerjaan,” keluh korban.

Merasa keberatan atas perbuatan Toar, serta takut dugaan KDRT terjadi kembali, korban pun didamping Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Wilter Sulut Howard Marius, langsung melapor ke Polsek Airmadidi atas dugaan KDRT.

Kapolsek Airmadidi, Iptu Hendrik Rantung melalui KA SPK Aiptu Ridwan tidak menapik adanya laporan tersebut. Dia menjelaksan bahwa pihaknya telah menerima aporan korban resmi diterima dengan Nomor LP/223/X1/2018/SULUT/Res-Minut/Sek Rrl Airmadidi. “Laporannya sudah kami terima dan akan ditindaklanjuti,” ucap Ridwan. (Fernando Kembuan/cr)