DPRD Sulut Tegaskan Isu Miring Bank SulutGo Hoaks

oleh -
Komisi II DPRD Sulut saat konfrensi pers. (FOTO: Valentino Warouw)

MANADO – Isu miring yang menghantam Bank SulutGo terkait akan migrasinya sejumlah kas pemerintah kabupaten/kota ke bank lain, akhirnya terbantahkan.

Hal ini terungkap usai pertemuan antara Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Bank Sulutgo, BNI serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di Kantor DPRD Sulut, Senin (28/1/2019)

Ketua Komisi II Cindy Wurangian mengatakan, adanya isu yang berkembang liar di masyarakat terkait kondisi terkini Bank SulutGo ternyata hanya masalah miskomunikasi saja. “Informasi miring Bank SulutGo sangat tidak benar. Jadi karena itulah peranan DPRD ketika mendengar informasi dari berbagai pihak, kami menjembatani dan mencari tahu ada apa serta mencari solusi,” beber Wurangian.

Srikandi Partai Golkar itu berharap, kabupaten/kota yang kas daerahnya sudah pindah ke BNI agar mau kembali ke Bank SuluGo. “Terkait info Pemkot Manado akan pindah ke BNI itu belum terjadi karena ada syarat yang harus dipenuhi. Jadi tidak serta merta untuk langsung pindah,” jelas dia.

Wurangian mengaku, permasalahan Bank SulutGo sudah menemukan titik terang. Tentunya tidak dengan sekejap karena komunikasi sudah terjalin dengan baik.

“OJK juga sudah menjelaskan dengan sangat jelas, begitu juga Bank SulutGo dan BNI. Mudah-mudahan tidak ada lagi yang pindah karena kita harus sayangi Bank Sulutgo sebagai bank daerah,” terang dia.

“Pelayanan Bank Sulutgo sangat baik bahkan ada yang tidak dimiliki bank-bank lain. Keberlangsungan Bank Sulutgo adalah tanggung jawab kita semua dan mari kita tidak berinterpretasi terlalu jauh apalagi ke hal-hal yang buruk,” pinta Wurangian.

Kolega Wurangian di Komisi II Raski Mokodompit menambahkan, memang ada informasi akan ada daerah yang ingin pindah dari Bank SulutGo.

“Intinya Komisi II, Bank Sulutgo, OJK, BNI sepakat jika ada yang ingin merugikan bank daerah, kita sudah punya langkah antisipasi sehingga tidak akan terjadi seperti itu,” paparnya.

“Mari kita jaga bank daerah kita sendiri. Jangan ada yang ingin merusak atau mengacaukannya. Jika ada informasi-informasi yang tidak sedap terkait Bank SulutGo kiranya masyakarat jangan langsung percaya, sebaiknya melakukan konfirmasi terlebih dahulu,” pungkas dia. (valentino warouw)