Ratusan ASN Pemprov Sulut Terjaring Sidak Satpol-PP, Komisi I Pertanyakan Kinerja BKD

oleh
RDP Komisi I dan BDK. (FOTO: Christy Lompoliuw)

MANADO- Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mempertanyakan keaktifan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulut dalam melakukan sidak Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bolos atau keluyuran saat jam kerja.

Disisi lain, Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) berhasil menjaring 150 ASN yang berkeluyuran saat jam kerja di rumah kopi serta pusat perbelajaan, belum lama ini.

“Saya ingin tanyakan soal sidak ASN yang rutin dilaksanakan BKD, apakah masih aktif atau tidak. Saya harap masih aktif, meskipun tidak sering dikawal komisi I DPRD Sulut,” kata Wakil Ketua Komisi I, Kristovorus Decky Palinggi pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama BKD Sulut, Selasa (29/1/2019).

Menjawab yang ditanyakan, Kepala BKD Sulut Femmy Suluh mengatakan kalau sidak ASN tetap aktif dilaksanakan. “Untuk Januari ini sudah beberapa kali dilakukan sidak,” kata Suluh.

Sementara  itu, Kepala Satpol-PP Steven Liow mengatakan, koordinasi bersama BKD dalam melakukan sidak. Untuk tahun 2018 cukup banyak ASN yang terjaring.

“Barusan ini di bulan Januari ada sekira 150 ASN yang berhasil dijaring. Pun, mereka terjaring di rumah kopi serta pusat perbelanjaan. Bahkan ada ASN yang terjaring di tempat parkir kawasan Megamas sementara indehoi masih berseragam ASN,” pungkas dia. (Christy Lompoliuw)

 

 

Editor: Valentino Warouw