Gubernur Apresiasi Pencanangan Zona Integritas di Pengadilan Tinggi Manado

oleh -
Gubernur Olly Dondokambey saat foto bersama jajaran Forkopimda Sulut usai pencanangan Zona Integritas Pencegahan Korupsi di Pengadilan Tinggi Manado. (Istimewa)

MANADO-Gubernur Olly Dondokambey mengapresiasi pencanangan pembangunan zona integritas di Pengadilan Tinggi (PT) Manado menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Pencanangan ini berlangsung di ruang Serbaguna PT Manado, Selasa (19/2/2019).

Menurut Olly, zona integritas di lingkungan PT Manado akan semakin memperkokoh sinegritas segenap komponen pembangunan di daerah, khususnya jajaran PT Manado dalam langkah bersama untuk bekerja aktif mendorong peningkatan pelayanan publik serta mendukung upaya pencegahan korupsi.

“Korupsi masih menjadi salah satu permasalahan pembangunan bangsa yang terus diupayakan solusinya. Berbagai penguatan kerja terus dilakukan dari pusat hingga daerah, termasuk di lingkungan Pemprov Sulut sebagai wujud komitmen untuk membangun bangsa tanpa korupsi,” ungkapnya.

Dia menerangkan, upaya Pemprov Sulut dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan berwibawa termasuk di dalamnya memberantas praktik korupsi terus dimantapkan.

“Pemprov Sulut sendiri saat ini tengah menerapkan rencana aksi pencegahan korupsi, serta secara konsisten menerapkan tiga pilar good governance, yaitu transparansi, akuntabilitas dan partisipasi publik,” beber Olly.

Penggiat antikorupsi Alon Rumagit mengatakan, adanya komitmen dengan mencanangkan zona integritas di wilayah pemerintah dan wilayah hukum, tentunya sangat patut diapresiasi sebagai wujud memerangi tindak korupsi.

“Tidak dipungkiri saat ini, banyak sekali kasus korupsi yang justru pelakunya dari kalangan penegak hukum dan sebagainya. Untuk itu, adanya zona integritas akan memberikan pemahaman dan penyadaran bersama menghindari atau mencegah tindak korupsi,” tuturnya.

Pencanangan pembangunan zona integritas tersebut, turut dihadiri Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Ketua PT Manado Robinson Tarigan, Kajati Sulut Roskanedi dan Kakanwil Hukum & HAM Sulut Efendy B Peranginangin. (rivco tololiu)