KPU se-Indonesia Kumpul di Provinsi Sulawesi Utara

oleh -
Komisioner KPU Sulut, Salman Saelangi. (FOTO: Istimewa)

MANADO- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) berserta Anggota KPU Provinsi/KIP Aceh dan KPU/KIP Kabupaten/Kota se-Indonesia kumpul di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (12/9/2019).

Ketua Divisi Sosialisasi, Parmas dan SDM KPU Sulut, Salman Saelangi mengatakan, ini dalam rangka evaluasi program sosialisasi dan pendidikan pemilih Pemilu 2019 dan persiapan Pemilukada 2020.

“Nantinya untuk pembukaan di Gedung Graha Gubernuran Bumi Beringin Kota Manado Sulut, sekira Pukul 17.00 Wita,” ujar dia, Rabu (11/9/2019).

Lanjut dia, pada 13 September dilakukan kegiatan pagelaran seni dan budaya dan ucapan terima kasih sudah memilih yang akan dilaksanakan di Mantos III, Kota Manado, Pukul 18.00 Wita.

“Peserta sendiri masing-masing KPU Provinsi/KIP Aceh dan KPU/KIP Kabupaten/Kota sebanyak dua orang terdiri dari satu orang anggota KPU yang membidangi sosialisasi dan pendidikan pemilih satunya lagi kabag/kaubag yang membidangi sosialisasi dan pendidikan pemilih, kegiatan 12-14 September,” terang Komisioner KPU Sulut itu.

Dia berharap, kegiatan ini dapat berjalan sukses dari pembukaan ampai penutupan, dengan adanya kegiatan ini dapat mengevaluasi agenda parmas dalam tahapan pemilu dan menjadi bahan evaluasi untuk pilkada kedepan. “Juga dengan adanya agenda ini bisa meningkatkan partisipasi pemilih yang saat ini sudah cukup tinggi di skala nasional dan provinsi Sulut,” harap dia.

Sebelumnya, Ketua KPU RI Arief Budiman mengatakan, secara nasional, pemilu dapat dikatakan sukses. Karena partisipasi pemilih cukup tinggi. Sistem situng pada tahun ini, KPU berhasil memasukkan 99 persen hasil pemilu di seluruh daerah Indonesia. Sengketa pun jauh menurun, hanya sekitar 300 sengketa yang diajukan. Hal itu jauh menurun dari pemilu sebelumnya. Ini cukup membanggakan untuk dapat menjadi motivasi dalam tugas kita selanjutnya.

“Sementara itu dilihat dari partisipasi pemilih pada Pileg dan Pilpres April 2019 lalu mencapai 82 persen, jauh mengalami peningkatan dari penyelenggaraan sebelumnya, kedepan ini menjadi catatan penting seluruh KPU, agar partisipasi pemilih itu mengalami peningkatan di masa mendatang,” pungkas dia. (valentino warouw)