Tetapkan UMP Sulut 2020 Rp3.310.723, Gubernur Sebut Sudah Melewati Kajian dan Pertimbangan

oleh -
Gubernur Olly Dondokambey didampingi Sekdaprov Edwin Silangen menetapkan UMP Sulut tahun 2020. (Rivco Tololiu)
MANADO – Gubernur Olly Dondokambey telah menentapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sulut tahun 2020 sebesar Rp3.310.723 atau naik sekira 8,51% di kediaman pribadinya, Kolongan, Minahasa Utara (1/11/2019).
Penetapan UMP Sulut tahun 2020 berdasarkan Keputusan Gubernur Sulut Nomor 408 tanggal tanggal 24 Oktober tahun 2019.
Gubernur menyebut penetapan ini sudah melewati kajian dan pertimbangan berdasarkan legal dan formal, seperti Rekomendasi Dewan Pengupahan Provinsi Nomor 08/DEPERPROV/X/2019 tanggal 24 Oktober 2019 tentang Pengupahan UMP tahun 2020.
Kemudian, Keputusan Presiden Nomor 107 tahun 2004 tentang Dewan Pengupahan.
“Jadi, sudah melewati kajian dan pertimbangan. Ada hitung-hitungannya,” ungkap Olly.
Dia menjelaskan, kenaikan UMP Sulut tidak akan menghambat masuknya investasi ke daerah ini, karena upah pekerja.
“Investor yang berinvestasi ke Sulut modalnya besar. Biasa memberikan gaji pada karyawan jauh di atas UMP sekarang,” ujarnya.
Gubernur berharap, kenaikan UMP Sulut tahun 2020 dapat menjadi motivasi dan dorongan bagi pekerja untuk meningkatkan kualitas dan skill.
“Ini sangat penting dan menjadi satu tuntutan. Pekerja kita harus mempunyai skill dan kualitas yang mumpuni,” terangnya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Daerah (Disnakertransda) Sulut Erny Tumundo mengatakan, semua perusahaan di Sulut wajib menindaklanjuti Keputusan Gubernur Sulut terkait penetapan UMP Sulut tahun 2020.
“Kita akan memberitahukan juga kepada pemda di kabupaten dan kota. Ini wajib untuk ditindaklanjuti,” terangnya. (rivco tololiu)