Henry Kaitjily Jadi Andalan Baru Mantapkan Program Pariwisata Sulut

oleh -
Tampak, foto bersama usai Sertijab kepala dinas pariwisata. (Ist)
MANADO – Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK) mempercayakan Henry Kaitjily sebagai Kepala Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Sulut.
Mantan Kepala Dinas PM-PTSP itu, kini menjadi ujung tombak dalam pembangunan pariwisata di Bumi Nyiur Melambai.
Sekdaprov Edwin Silangen menyaksikan langsung proses serah terima jabatan (Sertijab) kepala dinas pariwisata dari pejabat sebelumnya, Daniel Mewengkang kepada Henry Kaitjily, Selasa (3/11/2019).
Silangen mengatakan, Presiden Joko Widodo menetapkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang masuk destinasi wisata super prioritas, Pemprov Sulut terus memacu berbagai program sektor Pariwisata.
“Akan tetapi memacu sektor Pariwisata, tidaklah semudah memutar-balik telapak tangan, karena selain dibutuhkan SDM handal, sektor inipun harus dinahkodai ‘Leader yang mampu melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pemangku kepentingan pariwisata,” ungkap Silangen.
Menurutnya, sektor Pariwisata, kini menjadi trigger bagi pertumbuhan ekonomi Sulut. Pasalnya, sektor yang satu ini ikut mendorong pergerakan bahkan perkembangan sektor lain yang digarap masyarakat melalui program pemerintah daerah.
“Sehingga dengan dipercayakannya pak Henry Kaitjili oleh pak Gubernur Olly Dondokambey, sebagai kepala dinas pariwisata saat ini, maka pak Henry segera lari, dan bukan berjalan. Langsung melakukan koordinasi baik secara internal dengan jajaran ASN dan THL Dinas Pariwisata, ” ujarnya.
Lanjut dia, koordinasi inipun haruslah dilakukan pada tingkatan eksternal, baik dengan para pelaku usaha wisata ataupun dengan instansi terkait.
“Koordinasi juga dilakukan dengan Kabupaten dan Kota, sehingga target yang ingin kita capai bisa terwujud. Karena Kabupaten dan Kota memiliki destinasi yang patut pula dikembangkan, ” tuturnya.
Apalagi, kata Silangen, target kunjungan sejuta wisman membutuhkan koordinasi dari semua pemangku kepentingan dan stakeholder yang berhubungan dengan sektor pariwisata.
“Fungsi koordinasi dan komunikasi ini sangat penting dimiliki seorang leader, seperti pak Henry Kaitjili dalam memimpin dinas pariwisata. Maka kompetensi dan kualitas pak Henry, yang kita kenal sebagai diplomat Kementerian Luar Negeri RI ini, harus ditularkan kepada jajaran di dinas pariwisata, ” tandasnya. (rivco tololiu)