Media, OKP dan LSM Diminta Bantu Awasi Pilkada di Minahasa Utara

oleh -
Rapat koordinasi Bawaslu Minut bersama OKP, LSM dan media persiapan pengawasan pilkada 2020. (FOTO: Valentino Warouw)

AIRMADIDI- Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) meminta Organisasi Kepemudaan (OKP), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan media diminta bersama-sama mengawasi Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Minut 2020.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini bisa menghasilkan hal-hal yang baik untuk bersama-sama membantu awasi pilkada, peran Media, LSM dan OKP sangatlah penting,” ujar Pimpinan Bawaslu Minut, Rahman Ismail, saat membuka kegiatan rapat koordinasi persiapan pengawasan, di Hotel Sutan Raja, Minut, Jumat (27/12).

Menurut dia, media menjadi baling-baling kami. Menjadi bagian dari kami menginformasikan hal-hal dugaan pelanggaran nanti.

” Lsm dan OKP penting memiliki peran dalam hal partisipatif, kiranya kedepan kita terus membangun komunikasi yang baik untuk mengawasi Pilkada 2020,” harap dia.

Sementara itu, Ketua Presidium Jaringan Demokrasi Indonesia (JADI) Sulut Jhony Suak mengatakan, dalam pengawasan partisipatif kendala utama yang di rasakan oleh pemantau maupun penyelenggara pemilu yakni penanganan politik uang, maka harus butuh trobosan baru baik dari DPRD bahkan kalangan partisi hukum harus mendaungkan bahwa politik uang kita jadikan extra ordinary crime.

“Jika sudah dijadikan extra ordinary crime digolongkan sama seperti teroris dan bandar narkoba, maka persoalan politik uang yang terjadi hampir setiap pemilu yakni akan jauh bekurang dan ada efek jerahnya,” harap dia. (valentino warouw)