Kasus Sembuh Bertambah Signifikan, 83 Warga Dinyatakan Bebas dari Covid-19

oleh -
Tampak pasien sembuh dari Covid-19. (Foto: Istimewa)
MANADO – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali ketambahan pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh cukup signifikan pada Kamis (16/7/2020), yakni sebanyak 83 pasien.
Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel, saat konferensi video bersama wartawan yang juga disiarkan secara langsung lewat akun Youtube Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Sulut.
“Ini didasari dengan kriteria sembuh berdasarkan bebas isolasi dari (petunjuk teknis Kemenkes) revisi 5, tetapi juga ada sebagian yang dilaporkan sembuh karena menggunakan kriteria versi 4, yaitu adanya hasil lab PCR dengan hasil 2x negatif Covid-19,” ujarnya kepada awak media.
Adapun, kata Dandel, berdasarkan Juknis revisi 5 dari Kemenkes ini, seorang yang terkait Covid-19, baik itu kasus probable maupun positif Covid-19 bisa dinyatakan selesai isolasi apabila;
1. Pada kasus terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala (asimptomatik)*, tidak perlu lagi dilakukan follow up pemeriksaan PCR yang menunjukkan dua kali negatif Covid-19, tetapi hanya isolasi mandiri ataupun di ruang isolasi rumah singgah (rumah sakit darurat Covid-19 Sulut) selama 10 hari, dihitung sejak pengambilan spesimen pemeriksaan yang menunjukan orang tersebut positif Covid-19.
2. Pada kasus probable maupun kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dengan gejala ringan dan sedang*, tidak dilakukan follow up pemeriksaan PCR yang menunjukkan dua kali negatif Covid-19, tetapi dilakukan isolasi selama 10 hari sejak mulainya gejala, ditambah minimal tiga hari setelah tidak menunjukkan gejala demam dan gangguan pernapasan. Total 13 hari.
3. Pada kasus probable maupun terkonfirmasi positif Covid-19 dengan gejala berat dan kritis*, tetap dilakukan follow up pemeriksaan PCR, dan disebut selesai isolasi bila yang bersangkutan hasil tes swab PCRnya 1 kali negatif Covid-19, kemudian ditambah minimal 3 hari tidak lagi menunjukkan gejala demam dan gangguan pernapasan.
“Tetapi semua definisi operasional ini tetap diserahkan dan dinilai oleh dokter di fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) setempat, dan diputuskan oleh dokter penanggungjawab pasien (DPJP)-nya,” jelas Dandel.
Oleh sebabnya, menurut Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkesda Sulut itu, kriteria penetapan selesai isolasi lalu seorang pasien Covid-19 itu dinyatakan sembuh yakni berdasarkan penilaian dari DPJP di Fasyankes yang ada.
“Jadi bukan semata-mata berdasarkan kriteria ini, tapi juga dilakukan evaluasi dan penilaian oleh DPJP, yakni dokter yang merawat bersangkutan, apabila yang bersangkutan sudah layak dinyatakan selesai isolasi (dan dinyatakan sembuh),” ungkapnya.
Dengan ketambahan 83 pasien sembuh, maka hingga saat ini telah ada 501 pasien Covid-19 di Sulut yang dinyatakan sembuh. Sementara itu, terdapat 1.158 orang yang masih dalam perawatan dan tengah berjuang untuk sembuh dari penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini. (Fernando Rumetor)