Anggaran Covid-19 Harus Tepat Sasaran! Polda Sulut Tindak Bila Ada Laporan

oleh -
(FOTO: Istimewa)

MANADO- Anggaran percepatan penanganan virus korona (Covid-19) di Wilayah Sulawesi Utara (Sulut) cukup besar. Banyak anggaran yang telah digeser pemerintan untuk menangani dan mengantisipasi penyebaran virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China itu.

Realisasi penggunaan anggaran tersebut diharapkan harus tepat sasaran, sesuai peruntukan, terutama untuk bantuan sosial (Bansos) yang disalurkan pemda se-Sulut kepada warga terdampak Covid-19.

Kapolda Sulut Irjen Pol Drs Royke Lumowa MM melalui Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abast saat ditemui mengatakan, pihak kepolisian dalam hal ini Polda Sulut telah me-warning dan akan menindak lanjut dan proses hukum jika ada laporan kejangalan terhadap dana bansos Covid-19.

“Jika ada laporan ke kami terkait dugaan penyalahgunaan terhadap bansos Covid-19, kami pastikan akan  ditindak lanjut dan diusut,” singkat Abast.

Untuk diketahui, prosedur penanganan dugaan penyimpangan dana bansos mengacu pada Pasal 385 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

Dalam Pasal 385 ayat (1) disebutkan bahwa masyarakat dapat mengadukan dugaan penyimpangan oleh aparatur sipil negara (ASN) di daerah kepada Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dan/atau aparat penegak hukum. APIP wajib melakukan pemeriksaan terhadap pengaduan tersebut. Sementara, aparat penegak hukum memeriksa pengaduan setelah berkoordinasi dengan APIP atau lembaga nonkementerian lainnya di bidang pengawasan.

Pasal 385 ayat (4) menyebutkan, apabila ditemukan bukti adanya pelanggaran yang bersifat adiministratif, penanganannya diserahkan kepada APIP. Aparat penegak hukum akan turun tangan apabila ditemukan bukti pelanggaran pidana.

“Kasus dengan nominal kerugian yang kecil diserahkan kepada APIP dankerugian negara cukup besar, penyidikannya dilakukan secara profesional dan proposional oleh penyidik sesuai peraturan perundang-undangan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Aliansi Transparansi Indonesia (AMTI), Tommy Turangan mengingatkan pemerintah melalui instansi-instansi yang bertanggung jawab atas anggaran Covod-19 agar menggunakan sesuai dengan aturan. “Jangan main-main dengan anggaran yang disediakan untuk kemanusiaan. Negara telah mengeluarkan anggaran yang sangat besar untuk penanganan Covid-19, karena itu harus digunakan sebaik mungkin,” ujarnya, tadi malam.

Dia juga mendukung pihak berwajib dalam hal ini kepolisian maupun kejaksaan untuk menindak tegas dan memproses cepat bisa ada laporan terkait penyimpangan anggaran Covid-19. (Deidy Wuisan)