Geliatkan Sektor Pariwisata, Empat Pokdarwis di Kelurahan Bahu dan Malalayang Satu Timur Dikukuhkan

oleh -
Tampak suasana pelantikan dan pengukuhan empat pokdarwis di Kelurahan Bahu dan Malalayang Satu Timur di Hotel Granpuri Manado, Selasa (13/4/2021). (sindomanado.com/kimgerry)

MANADO — Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Dinas Pariwisata (Dispar) membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kelurahan Malalayang Satu Timur dan Kelurahan Bahu, di Hotel Grandpuri Manado, Selasa (13/4/2021).

Para pengurus pokdarwis di kedua kelurahan ini dilantik dan dikukuhkan Asisten Bidang Pembangunan dan Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Manado Philips Sondakh didampingi Kepala Dispar Lenda Pelealu.

Dalam sambutannya, Sondakh mengatakan, pokdarwis merupakan wadah bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam menumbuhkan dan mengembangkan perekonomian kepariwisataan. “Output utama pokdarwis adalah pertumbuhan ekonomi bagi pelaku pariwisata sambil meningkatkan dan melestarikan kebudayaan dan alam di Kota Manado,” ucap Sondakh.

Dikatakannya, dengan adanya pokdarwis di setiap kelurahan, akan memudahkan pemkot dalam melaksanakan program pariwisata dalam upaya menjadikan Manado sebagai destinasi pariwisata dunia. “Pokdarwis merupakan motor dalam menggerakkan pariwisata di Kota Manado,” beber Sondakh.

Foto bersama Asisten II Philips Sondakh, Kepala Dispar Lenda Pelealu, Kabid Kelembagaan dan Kapasitas Kepariwisataan Steven Runtuwene, Akademisi Unsrat Prof Winda Mingkid dengan para pengurus pokdarwis. (sindomanado.com/kimgerry)

Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado Lenda Neyvi Pelealu mengungkapkan, ada empat pokdarwis yang dilantik. Yakni Pokdarwis Kamboja dan Asoka di Kelurahan Malalayang Satu Timur dan Pokdarwis Melati serta Anggrek di Kelurahan Bahu. “Ini adalah pokdarwis yang kesekian dan merupakan kick off bagi pariwisata Kota Manado setelah mengalami slow down akibat pandemi covid-19 dalam setahun terakhir. Kita harus mencari solusi untuk menggerakkan roda ekonomi di Kota Manado sehingga diharapkan dengan kembali menggeliatnya pokdarwis yang ada, dapat memicu kembali menggairahkan sektor pariwisata,” tutur Pelealu.

Kepala Bidang Kelembagaan dan Kapasitas Kepariwisataan Dinas Pariwisata Steven Runtuwene menambahkan, pokdarwis dibentuk untuk membangun serta menumbuhkan sikap dan dukungan positif masyarakat sebagai tuan rumah melalui perwujudan nilai-nilai Sapta Pesona. Bagi tumbuh kembangnya kepariwisataan di daerah dan bermanfaat bagi pembangunan daerah maupun kesejahteraan masyarakat. “Pokdarwis hadir dalam rangka meningkatkan posisi dan peran masyarakat sebagai subyek atau pelaku penting dalam pembangunan kepariwisataan serta dapat bersinergi dan bermitra dengan pemangku kepentingan terkait dalam meningkatkan kualitas pengembangan kepariwisataan di Kota Manado,” tukas Runtuwene.

Sementara itu, akademisi Unsrat Prof Winda Mingkid yang menjadi narasumber pembekalan berharap, pengurus pokdarwis dapat mempertahankan kekhasan yang dimiliki Kota Manado. “Mari jaga dan lestarikan kekhasan daerah kita karena itu menjadi magnet wisatawan lokal maupun mancanegara,” pungkasnya. (kimgerry)