2 Bulan Pasca Bencana, Rumah Bagi Korban Banjir Bandang Pangu Tuntas Dibangun

oleh
Gubernur Olly Dondokambey meresmikan 6 unit rumah bagi korban banjir bandang Desa Pangu. (Foto:Ist)

RATAHAN-Target pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) untuk membangun rumah baru bagi korban banjir bandang Desa Pangu Satu, Kecamatan Ratahan Timur, hanya dalam waktu dua bulan, tuntas terpenuhi.

Hal ini ditandai dengan diresmikannya 6 unit rumah permanen bagi warga korban banjir oleh Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, Kamis 25/11/2021.
Hal ini pun menuai apresiasi dari Gubernur. Dirinya menilai pemerintah kabupaten dalam hal ini mampu secara cepat dan tanggap melakukan penananganan pasca bencana.
“Ini bukti pemerintah hadir ditengah masyarakat. Saya harus memberikan apresiasi kepada bupati James Sumendap dan jajaran,” tukas Gubernur.
Dikesempatan yang sama, bupati James Sumendap mengungkapkan pemberian rumah layak huni ini memang ditargetkan harus tuntas sebelum Desember.
Dirinya bahkan memberi tugas khusus bagi Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) untuk menuntaskan target ini.
“Kita targetkan harus selesai dua bulan. Karena memang pada waktu banjir kondisi rumah bagi 6 KK sudah hancur tidak tersisa. Saya bilang ke Kadis Perkim, kalau tidak selesai dalam jangka waktu dua bulan, anda saya kasih sanksi,” tukas bupati.
Dirinya ikut berterima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu bergotong royong untuk penanganan bencana di Desa Pangu. Diantaranya pohak TNI, Polri, seluruh relawan yang sudah turun membantu.
“Ini tak lepas juga bantuan semua pihak yang sudah bahu membahu membantu masyarakat Pangu,” timpalnya.
Bangunan rumah permanen ini dibangun dengan anggaran masing masing unit 50 juta. Selain bantuan pemerintah, pengerjaan rumah juga ikut melibatkan masyarakat secara swadaya dan gotong royong.
Diketahui banjir bandang Desa Pangu terjadi 20 September silam, menghanyutkan 6 rumah warga. Sementara puluhan rumah lainnya ikut terjang banjir dengan kondisi rusak sedang dan rusak ringan.
(Marfel Pandaleke)