Four Points by Sheraton Manado Peringati Hari Laut Sedunia dengan Pelepasliaran Tukik

oleh
Four Points by Sheraton Manado berkolaborasi dengan BKSDA Sulut melaksanakan pelepasan tukik penyu ke laut. (FOTO: Fernando Rumetor)

MANADO – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni dan Hari Laut Sedunia atau World Ocean Day pada tanggal 8 Juni, merupakan momen yang tepat untuk dapat berkontribusi terhadap kelestarian alam.

Memperingati kedua hari penting tersebut, Four Points by Sheraton Manado berkolaborasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sulawesi Utara melaksanakan pelepasan tukik penyu ke laut yang dilakukan oleh TakeCare Champion.

“Pelepasan tukik penyu ke laut yang kami lakukan merupakan bentuk cinta kami terhadap kelestarian alam bawah laut, yang juga sejalan salah satu core values Marriott International, Serve Our World,” ujar Sahril Salim, Director of Sales & Marketing, Four Points by Sheraton Manado, Jumat (7/6/2024).

“Kami berharap momen hari laut sedunia ini dapat menjaga kehidupan biota laut, mengingat penyu merupakan hewan langka yang dilindungi oleh pemerintah Indonesia,” kata Sahril.

Sebanyak 100 ekor tukik penyu telah dilepasliarkan ke laut Kawasan Tangkoko National Park. (FOTO: Fernando Rumetor)

Adapun sebanyak 100 ekor tukik penyu telah dilepasliarkan ke laut Kawasan Tangkoko National Park, yang dikelola oleh Seksi Konservasi Wilayah I Bitung dibawah BKSDA Sulut.

Yakub Ambagau, Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Bitung mengungkapkan, berdasarkan penelitian diketahui bahwa persentase tukik penyu yang dapat bertahan hidup setelah dilepasliarkan hanya sekitar 10-12 persen saja.

“Doa dan harapan kami bersama agar seluruh tukik penyu yang dilepasliarkan dapat bertahan hidup di habitatnya dan kembali lagi ke tepi pantai ini pada 20 hingga 30 tahun mendatang untuk bertelur,” ucapnya.

Turut hadir dalam pelepasliaran itu anggota Marriott Bonvoy yang sedang menginap di Four Points by Sheraton Manado beserta karyawan untuk bersama-sama melepas tukik penyu tersebut ke laut. (Fernando Rumetor)