Lebih lanjut, Roy menyebut ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan platform pembelajaran interaktif yang mendorong siswa mengembangkan potensi diri, membangun kepercayaan diri, dan menumbuhkan semangat berprestasi — didukung oleh kecukupan gizi dari Dancow.
Ia juga mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pemerintah dan sektor swasta dalam memajukan pendidikan dasar di Indonesia.
Brand Executive Dancow Fortigro PT Nestlé Indonesia, Valeska Marcia, menegaskan bahwa Dancow Indonesia Cerdas dirancang jauh melampaui batas ruang kelas.
Kompetisi ini tidak hanya mengukur kemampuan akademis, tetapi juga mengasah soft skill dan kecerdasan sosial serta emosional anak.
Dari sisi cakupan, program ini pun terus diperluas secara inklusif hingga menyentuh daerah-daerah yang sebelumnya belum banyak terjangkau program pendidikan nasional.
“Program ini dimulai sejak Januari 2026. Dari 2.000 sekolah yang diseleksi secara nasional, kini masuk tahap seleksi tingkat provinsi. Manado menjadi kota kedua setelah Lampung,” jelasnya.
Pada gelaran hari ini, para peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang untuk menguji kemampuan secara menyeluruh, termasuk kompetisi cerdas cermat dan uji ingatan yang melibatkan keempat sekolah finalis provinsi Sulawesi Utara.
Valeska berharap ajang tersebut mampu melahirkan generasi muda Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkarakter kuat. (nando)


Tinggalkan Balasan