Untuk memastikan pelayanan berjalan lancar, panitia membagi 145 peserta ke dalam dua sesi pelaksanaan.
Kegiatan ini juga melibatkan sekitar 10 dokter berpengalaman dalam bidang khitan yang didatangkan dari Jakarta, Surabaya, dan Lombok melalui kerja sama dengan salah satu klinik yang berada di bawah naungan Pegadaian.
Andi Vivin menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial lingkungan Pegadaian kepada masyarakat, bukan semata menunjukkan kinerja bisnis dan laba perusahaan.
Ia menyebutkan bahwa nama “Langkah Emas Anak Soleh” dipilih karena setiap anak peserta juga mendapatkan pembukaan tabungan emas secara langsung, selain khitan gratis dan suvenir berupa tas serta perlengkapan sekolah.
Menurut Andi Vivin, jika dinilai secara nominal, total manfaat yang diterima tiap anak mencapai sekitar Rp400 ribu, di luar tambahan berupa makan siang, camilan, serta goodie bag untuk anak dan orang tua.
Andi juga menjelaskan bahwa kegiatan khitanan massal ini merupakan yang ketujuh kalinya diselenggarakan oleh Kantor Area Manado 1 sepanjang tahun ini.
“Ke depan masih akan ada program tanggung jawab sosial lainnya, seperti pasar murah dan pembagian sembako,” tuturnya. (nando)


Tinggalkan Balasan