Tidak Hanya Coding

Meski menekuni ilmu komputer, aktivitas Sidney tidak terbatas pada pemrograman. Ia juga memiliki pengalaman di bidang desain visual, multimedia, serta pengembangan aplikasi berbasis AI.

Pada Maret hingga Juni 2026, misalnya, Sidney terlibat dalam proyek pengembangan game XR sebagai desainer visual. Bersama tim, ia mengerjakan tiga proyek game virtual reality (VR) menggunakan Unity.

Ia bertanggung jawab merancang serta mengatur aset visual dan animasi menggunakan Unity dan Blender. Setiap proyek game tersebut dikembangkan dan diselesaikan dalam waktu sekitar satu bulan.

Pada periode yang sama, Sidney juga terlibat dalam proyek Manajemen Pesan Langsung Media Sosial dengan Agen AI. Dalam proyek tersebut, ia berkontribusi pada sistem berbasis AI untuk melakukan klasifikasi pesan langsung secara otomatis sekaligus menghasilkan respons. Ia juga terlibat dalam penyiapan materi pelatihan AI, laporan wawancara, serta laporan penelitian.

Ketertarikannya pada AI kembali terlihat dalam proyek Situs Web Asisten Karier AI yang dikembangkan pada April hingga Mei 2026. Sidney merancang dan mengimplementasikan antarmuka front-end responsif dengan tiga fitur utama: rekomendasi pekerjaan, peningkatan resume, dan simulasi wawancara menggunakan AI.

Berbagi Ilmu dengan Pelajar

Menariknya, di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa, Sidney juga tetap memiliki perhatian terhadap pendidikan. Sejak September 2023, ia menjadi tutor informatika secara daring dan luring di SMA Kristen Eben Haezar.

Sebagai tutor, ia mengajarkan pemecahan masalah logika dan computational thinking kepada siswa SMA, memperkenalkan dasar-dasar pemrograman C++, sintaks, dan struktur data, serta membimbing siswa dalam latihan pemrograman kompetitif tingkat dasar.

Pengalaman tersebut membuat aktivitasnya di dunia komputer tidak hanya berpusat pada membangun teknologi, tetapi juga berbagi pengetahuan dan membantu generasi pelajar lain mengenal pemrograman.