MANADO-Dinas Sosial Daerah (Dinsosda) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar rapat koordinasi (rakor) tingkat provinsi terkait rehabilitasi korban penyalagunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Aditiktif lainnya (Napza), Selasa (9/10/2018).
Pelaksanaan rakor ini berlangsung di ruang pertemuan Kantor Dinsosda Sulut yang dibuka langsung oleh Kepala Dinsosda dr Rinny Tamuntuan, dengan pesertanya dari unsur Polres Tomohon, BNN Sulut, Dinas Kesehatan Sulut dan Insitusi Penerima Wajib Lapor (IPWL).
Kepala Dinsosda Rinny Tamuntuan mengatakan, tujuan diadakan rakor ini dalam rangka telah beroperasinya IPWL Kalooran Tampusu yang fungsinya sebagai tempat menampung korban Napza untuk direhab.
“Tentunya tempat tersebut sangat berarti dalam memberikan rehabilitasi bagi para korban Napza dalam menjalani proses penyembuhannya,” kata Tamuntuan.
Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsosda Sulut, Elrico Willar menambahkan, IPWL Kalooran Tampusu yang diresmikan Menteri Sosial (Mensos) Khofifah 2017 lalu, merupakan tempat yang sangat membantu untuk para korban dalam proses pemulihan.
Dia menuturkan, pembangunan IPWL Kalooran Tampusu merupakan satu bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang menjadi pengguna Napsa yang kebanyakan merupakan anak-anak muda.
“Meski di Sulut belum signifikan pengguna narkoba, tetapi tempat tersebut menjadi satu wadah dalam membantu suadara-saudara kita yang kecanduan Napsa untuk direhab,” tandasnya. (ivo)


Tinggalkan Balasan