Ke depan, tim ini akan melakukan sosialisasi bersama dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk mengampanyekan tentang pencegahan konflik yang melibatkan semua stakeholder untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan. “Silahturahmi antardenominasi gereja dan lintas agama akan lebih diintenskan untuk menciptakan situasi wilayah yamg kondusif,” tukas Solang.
Sementara itu, Sekretaris Kota Micler Lakat yang memimpin rapat Tim Pencegahan Konflik Sosial mengaku, yang paling diutamakan adalah pencegahan konflik. “Termasuk akan mempelototi aktivitas ormas dan OKP, meminimalisasi berita hoaks dan aksi unjuk rasa yang sering berujung konflik,” tandasnya. (get)
Halaman


Tinggalkan Balasan