MANADO — Tim Pencegahan Konflik Sosial sebagai upaya peningkatan stabilitas keamanan di Kota Manado resmi terbentuk, lewat Surat Keputusan Wali Kota Nomor 7 tahun 2018. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Manado Hanny Solang mengatakan, tim ini terdiri dari Pemerintah Kota Manado, Kejaksaan Negeri Manado, Badan Narkotika Nasional (BNN) Manado, Kodim 1309, Polresta Manado dan Kementerian Agama dan intelijen.

“Tim ini bertugas memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat Kota Manado sekaligus merancang strategi pencegahan konflik hingga penanganan konflik,” ujar Solang, Selasa (30/10/2018).

Ke depan, tim ini akan melakukan sosialisasi bersama dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk mengampanyekan tentang pencegahan konflik yang melibatkan semua stakeholder untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan. “Silahturahmi antardenominasi gereja dan lintas agama akan lebih diintenskan untuk menciptakan situasi wilayah yamg kondusif,” tukas Solang.

Sementara itu, Sekretaris Kota Micler Lakat yang memimpin rapat Tim Pencegahan Konflik Sosial mengaku, yang paling diutamakan adalah pencegahan konflik. “Termasuk akan mempelototi aktivitas ormas dan OKP, meminimalisasi berita hoaks dan aksi unjuk rasa yang sering berujung konflik,” tandasnya. (get)