57 Pejabat Dilantik, Gubernur Beri Sinyal Rolling Akan Berlanjut

oleh -
Gubernur Olly Dondokambey didampingi Sekdaprov Edwin Silangen saat rotasi jabatan, Selasa (20/8/2019). (Ist)

MANADO-Gerbong kabinet di jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali bergerak. Gubernur Olly Dondokambey melantik langsung sekira 57 pejabat tingkat eselon II, III dan IV, Selasa (20/8/2019).

Rotasi jabatan tersebut terdiri dari satu pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), 18 pejabat administrator dan 38 pejabat pengawas. Menariknya, satu pejabat JPT yang dilantik adalah Jeffry Korengkeng, yang sebelumnya menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa.

Korengkeng dipercayakan sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) yang dulunya dijabat Asisten III Asiano Gemmy Kawatu (AGK).

Pada kesempatan itu, Gubernur Olly meminta pejabat yang baru saja dilantik dapat melaksanakan tugas secara profesional dan penuh integritas.

“Kita harus berintegritas dalam melakukan pekerjaan. Pasti berkat itu datang sendirinya kalau kita kerja sungguh-sungguh,” kata Olly.

Dia menuturkan, kiranya pejabat yang dilantik di posisi yang baru dapat cepat beradaptasi, serta membantu menjalankan program-program yang telah direncanakan.

“Rotasi jabatan ini dilakukan berdasarkan penilaian, pertimbangan serta evaluasi yang dilakukan. Kita jalankan ini berdasarkan pada aturannya,” ucap Olly.

Lanjutnya, pelaksanaan rotasi jabatan masih akan berlanjut kedepan. Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sulut, diharapkannya untuk tetap menunjukkan kinerja yang baik agar supaya bisa dipromosikan ke jabatan yang sesuai.

“Tetaplah bekerja seperti biasa. Evaluasi kinerja ASN terus kita lakukan secara rutin,” pungkasnya.

Kepala BKAD Sulut Jeffry Korengkeng mengatakan, kepercayaan yang diberikan gubernur kepadanya akan dijalankan dengan baik dan penuh tanggung jawab.

“Terima kasih atas kepercayaan ini. Pastinya, ini merupakan mandat untuk saya ditunaikan dengan baik sebagaimana yang diharapkan pimpinan,” singkatnya.

Korengkeng sebelumnya memang ASN eselon II dari Pemprov Sulut sebelum pindah tugas di Pemkab Minahasa.

Pengamat politik dan pemerintahan Alfons Kimbal menilai, pelantikan secara bertahap yang dilakukan Gubernur Sulut tentunya bertujuan untuk memacu program-program di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar berjalan maksimal.

“Apalagi paling banyak eselon III yang dinilai sebagai motor penggerak di OPD. Ini tentunya bentuk keputusan yang sudah melalui evaluasi serta kajian,” ucap Kimbal.

Dia mengatakan, Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK) kini memacu kinerja di berbagai bidang. Terutama di sektor pariwisata dan investasi, terus dipacu keduanya dalam menunjang peningkatan perekonomian daerah yang semakin membaik.

“Keduanya menginginkan jajaran di bawahnya dapat mengikuti ritme kerja yang cepat dan tepat. Apalagi banyak program-program strategis sedang digenjot di Pemprov Sulut. Ini mesti ditangkap dengan baik oleh masing-masing OPD,” tukasnya. (rivco tololiu)