Manado Rock Ballad Community Disambut Antusias Pengunjung itCenter

oleh -
Kemeriahan Manado Rock Ballad Comunity yang mengguncang IT Center. (FOTO: Istimewa)

MANADO – Pengunjung  itCenter Manado dihibur dengan konser Manado Rock Ballad Community pada 14 Februari lalu. Event yang sudah digelar untuk keempat kalinya, menghadirkan lagu-lagu era 90-an. Namun, itu tak mengurangi kehebohan pengunjung yang antusias untuk ikutan nyanyi saat band lokal maupun band luar daerah menyayikan lagu bernuansa cinta yang melankolis.

Acara yang dimulai dengan doa dan nyanyian nasional Indonesia Raya ini, mengajak anggota komunitas dan hadirin untuk mengenang peristiwa heroik Merah Putih yang terjadi pada 14 Februari 1946 yaitu pengibaran Sang Merah Putih di Tangsi Militer KNIL di Teling.

Ketua Panitia Manado Rock Ballad 4, Denny Tarima mengatakan, meskipun ajang yang sudah keempat kalinya dilaksanakan,tetapi animo musisi Kota Manado dan sekitarnya sangat banyak. “Masyarakat yang menyaksikan event ini sangat besar, sehingga panitia kewalahan menerima band band yang akan perform. Dan walaupun, lagu yang ditampilkan jadul, tetapi masyarakat sangat antusias untuk nonton,sehingga sudah memadati area itCenter yang ditutup sementara untuk event ini,”ujarnya.

Lanjut dia, salut dan terima kasih untuk pihak sponsor yakni itCenter Honda DAW, dan KORAN SINDO MANADO dan SINDOMANADO.COM yang sudah berkontribusi langsung dalam acara ini. “Terima kasih juga untuk pihak yang sudah terlibat dalam kegiatan ini, kami sangat bersyukur dan mengapresiasinya,”ungkapnya.

Event Manado Rock Ballad 4 ini menghadirkan band Manado dan luar Manado seperti, TDO Band (Tondano), Old Roses Band (Manado), Billyscraft (Manado), D’sos pm band (Dinas Sosial Kota Manado),Denny Rock Rockers sang legendaries, Leo and Friends yang merupakan gabungan band kampus 90-an. Kemudian Durhaka Band, Tales Band, Iternity Band dan Steril Band. Bahkan ada juga penampilan spesial dari paman Ody Demasabu gitaris legendaris Kota Manado.

Selain menghadirkan konser music, Manado Rock Ballad 4 juga menghadirkan kompetisi drum solo yang berhasil dijuarai oleh Yehuda Joyner dari Manado, Yosua kaunang dari Bitung Juara 2 dan Skywhite Gerungan dari Tondano juara 3.

Plt Ketua Manado Rock Legend Community Steven Mongkau menambahkan, Manado Rock Legend Community adalah salah satu komunitas di Kota Manado yang mengedepankan semboyan maju terus pantang mundur. “Kita MRLC selalu berupaya berbuat sesuatu untuk memajukan dan memberkati kota manado, lewat music dan kegiatan kegiatan sosial. Banyak talenta talenta music yang terpendam dikota manado ini, dan semua bisa terekspos dalam Event “Manado Rock Ballad 4” MRLC sebagai pemersatu para musisi antar generasi dan komunitas,”ucapnya.

Acara ini juga dihadiri oleh pemerintah setempat yakni Sekretaris Camat Wenang dan Lurah Wenang Selatan. (Clay Lalamentik)