RATAHAN- Kapolres Minahasa Tenggara (Mitra) Rudi Hartono mengajak masyarakat untuk bersama mengawasi dan mensukseskan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020.

Hal ini kata dia, sebagai upaya untuk melahirkan proses demokrasi yang berintegritas.

“Secara formal, pengawasan Pilkada itu menjadi tugas Bawaslu dan jajarannya. Aka tetapi secara hakekat demokrasi, pengawasan seharusnya dilakukan oleh masyarakat sebagai pelaku utama,” ajak Kapolres di saat membawakan materi penyuluhan produk hukum kepada stakeholder yang digelar KPU Mitra di gedung serbaguna Desa Pangu Kecamatan Ratahan Timur, Selasa (10/11/2020).

Menurut dia, hal hal yang perlu diawasi oleh masyarakat adalah beragai modus pelanggaran Pilkada seperti aksi politik uang, netralitas ASN, isu SARA.

“Untuk setiap pelanggaran Pilkada yang ditemui, silahkan masyarakat melaporkan ke Bawaslu. Sebab dalam hal ini juga pihak Kepolisian ikut terlibat dalam upaya penegakan Hukum di Bawaslu lewat Gakumdu,” terang Kapolres.

Rudi juga menambahkan, terkait pelanggaran lainnya yang tidak diatur dalam aturan Pilkada adalah menjadi ranah kepolisian. Diantaranya terkait gangguan Kamtibmas.

“Nah sebetulnya juga ketika masyarakat menjaga situasi dan kemanan selama tahapan Pilkada, Itu sudah memberikan kontribusi besar bagi sukses Pilkada,” kata Rudi.

Pihak Polres lanjut Rudi nantinya akan ikut melibatkan para tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk bersama membawakan pesan-pesan Kamtibmas.

“Dalam waktu dekat ini kami dari Polres sedianya akan mengundang tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk ikut terlibat menyerukan pesan Kamtibmas. Kita juga berharap dukungan seluruh stakeholder dalam rangka mewujudkan proses Pilkada yang aman dan damai,” pungkasnya. (Marvel Pandaleke)