Berikut Formasi Kebutuhan CASN dan PPPK di Minahasa, Guru Paling Banyak Dicari

oleh -
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Minahasa Moudy Pangerapan (Foto: istimewa)

TONDANO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa menyiapkan sekira 18 Formasi Calon Aparatur Sipil Negera (CASN) dan 11 Formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjajian Kerja (PPPK) di Tahun 2021.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Minahasa Moudy Pangerapan mengatakan lowongan CASN untuk tenaga Kesehatan sementara PPPK untuk Tenaga Guru.

“Untuk Kabupaten Minahasa ada 18 formasi CASN yang terbagi menjadi 35 orang tenaga kesehatan, sementara untuk PPPK ada 11 Formasi yang terbagi menjadi 326 orang tenaga guru,” ungkap Pangerapan

Dirinya pun mengatakan, Pemkab Minahasa sudah mengusulkan formasi apa saja yang dibutuhkan tetapi dari pusat ada terjadi pengurangan.

“Sebenarnya yang kita usulkan untuk CASN ada sekira 113 orang tetapi dari Kementerian hanya memberikan quota sebanyak 35 orang, sementara untuk PPPK ada sekira 987 tetapi yang keluar hanya 326 orang. Sementara untuk kapan tahapan pendaftaran kita masih menunggu,” ujar Pangerapan.

Berikut Formasi CASN 2021 Tenaga Kesehatan :
Dokter – 6 orang
Dokter Gigi – 1 orang
Dokter Spesialis Anak – 1 orang
Dokter Spesialis Beda – 1 orang
Dokter Spesialis Jantung dan Pembulu Darah – 2 orang
Dokter Spesialis Kandungan – 1 orang
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin – 2 orang
Dokter Spesialis Mata – 1 orang
Dokter Pantologi Klinik – 1 orang
Dokter Spesialis Penyakit Dalam – 1 orang
Dokter Spesialis Radiologi – 2 orang
Dokter Spesialis Ilmu Kedokteran Fisik – 2 orang
Dokter Spesialis THT-KL – 2 orang
Dokter Spesialis Anastesi – 1 orang
Dokter Spesialis Saraf – 2 orang
D-IV/S1 Promosi Kesehatan – 1 orang
NERS – 3 orang
D-III Kebidanan – 5 orang

Berikut untuk Formasi PPPK 2021 Tenaga Guru :
Guru Agama Islam – 1 orang
Guru Agama Kristen – 2 orang
Guru Bahasa Indonesia – 37 orang
Guru Bimbingan Konseling – 44 orang
Guru Kelas – 126 orang
Guru Matematika – 18 orang
Guru Penjasorkes – 43 orang
Guru PPKN – 1 orang
Guru Prakarya dan Kewirausahaan – 1 orang
Guru Seni Budaya – 10 orang
Guru TIK – 43 orang

(SINDO MANADO/Michael Tumbelaka)