Operasi Gratis 17 Pasien Bibir Sumbing, RS Bhayangkara Manado Terlibat dalam Pemecahan Rekor MURI

oleh -
Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana meninjau operasi bibir sumbing di RS Bhayangkara Manado. (ist)

MANADO — RS Bhayangkara Manado berhasil mengoperasi 17 pasien bibir sumbing dan celah-celah langit. Operasi gratis dalam rangka Hari Bhayangkara ke-75, yang dirangkai dengan HUT Dokkes Polri ke-75 dan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-69, Polda Sulut khususnya Bidang Dokkes dan Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Manado berhasil tercatat dalam rekor MURI.

Diketahui, operasi bibir sumbing gratis dilaksanakan secara serentak di seluruh RS Bhayangkara se-Indonesia mendapat penghargaan rekor MURI. Dimana total pasien yang dioperasi sebanyak 752 orang, dan 17 di antaranya mendapat penanganan medis di RS Bhayangkara Manado.

Operasi ini digelar di Ruang Instalasi Bedah Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Manado, sejak Jumat (18/6/2021) dan terlaksana atas kerja sama Pusdokkes Polri, Bidang Dokkes Polda Sulut, RS Bhayangkara Manado, Bhayangkari Sulut dan Smile Train Indonesia.

Operasi bibir sumbing dan celah langit-langit ini mendapat peninjauan langsung dari Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana didampingi Ketua Bhayangkari Sulut Shinta Nana Sudjana, Kabid Dokkes Kombes Pol dr. Freddy Worang, Karumkit AKBP dr. Faizal Zulkarnaen dan PJU Polda, Sabtu (19/6/2021). “Saya selaku Kapolda Sulawesi Utara mengucapkan terima kasih kepada Tim yang terlibat dalam kegiatan operasi ini dan semoga ini menjadi amal ibadah kita semua,” sebut Kapolda Irjen Pol Nana Sudjana.

Kegiatan ini katanya, sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya mereka yang kurang mampu. “Ini tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat yang kurang mampu, apalagi biaya operasi cukup besar,” kata Kapolda.

Sementara Kabid Dokkes Kombes Freddy Worang menjelaskan warga Sulut antusias dalam penyelenggaraan operasi bibir sumbing ini. “Kegiatan ini gratis dan tidak dipungut biaya. Sebanyak 17 pasien bedah bibir sumbing berasal dari wilayah Sulut dan ada dari Gorontalo”, terangnya.

Pada kesempatan itu juga Kapolda Sulut bersama Ketua Bhayangkari Sulut juga menyerahkan tali asih kepada pasien yang selesai melaksanakan operasi. (deidy wuisan)