Wali Kota: 504 Ketua Lingkungan Wajib Tahu Jumlah Warga, KK hingga Total Rumah Penduduk di Wilayahnya

oleh -
Wali Kota Andrei Angouw menandatangani berita acara pelantikan Keling disaksikan Wakil Wali Kota Richard Sualang dan Sekretaris Kota Micler Lakat.

MANADO — Wali Kota Andrei Angouw didampingi Wakil Wali Kota Richard Sualang dan Sekretaris Kota Micler Lakat melantik 504 Ketua Lingkungan (Keling) se-Kota Manado di Ruang Serbaguna Kantor Wali Kota, Selasa (3/8/2021).

Pelantikan dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan ketat, dimana setiap kelurahan hanya mengutus dua keling untuk hadir secara fisik, sementara lainnya mengikuti via streaming.

Dalam sambutannya, Wali Kota Andrei Angouw memberi selamat kepada para keling yang lolos melalui proses dan tahapan seleksi. “Jabatan ini bukan pemberian tapi tanggung jawab. Sehingga dalam tugas sebagai keling harus dapat melayani semua masyarakat. Termasuk menjaga situasi lingkungan agar kondusif. Pilkada sudah selesai jadi masyarakat harus dirangkul dan dilayani siapapun dia,” ujar wali kota.

Tampak suasana pelantikan 540 Keling di Ruang Serbaguna Kantor Wali Kota Manado.

Ia berharap, semua Keling dapat mendukung dan menyosialisasikan program-program pembangunan Kota Manado. “Termasuk kebijakan pemerintah dalam menghadapi penyebaran covid yang sedang hangat-hangatnya. Keling wajib sukseskan program vaksinasi massal,” pinta Angouw.

Lanjut wali kota, semua Keling wajib menguasai kondisi dan keadaan lingkungannya. “Harus diidentifikasi berapa rumah di lingkungan, berapa KK dan siapa-siapa warganya harus diketahui Keling,” tegas Wali Kota Angouw.

Wali Kota Andrei Angouw membacakan SK pelantikan Keling.

Sekadar diketahui, Keling atau sebutan sebelumnya Pala (Kepala Lingkungan) adalah mereka yang terpilih dan lulus seleksi setelah melalui mekanisme pemilihan secara terbuka. Proses pemilihan Keling dimulai dari pendaftaran, tes administrasi sampai pada tes kompetensi.

Tampak hadir, sejumlah Anggota DPRD Kota Manado, Asisten I Heri Saptono, Kepala Dinas Sosial Sammy Kaawoan, para camat, pejabat Pemkot dan sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama. (kimgerry)