Vaksin Booster Direncanakan Mulai 12 Januari, Satgas Covid-19 Sulut Masih Tunggu Juknis

oleh
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel. (Foto: Fernando Rumetor)

MANADO – Pemberian vaksin booster ataupun vaksin Covid-19 dosis ketiga bagi masyarakat umum rencananya bakal mulai dilaksanakan pada 12 Januari 2022.

“Program vaksinasi booster sudah diputuskan oleh bapak Presiden, akan jalan tanggal 12 Januari,” ujar Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers usai rapat terbatas evaluasi PPKM di Kantor Presiden, Senin (3/1/2022).

Lebih lanjut dikatakannya, vaksin booster akan diberikan kepada golongan dewasa diatas 18 tahun dan akan diberikan bagi Kabupaten/Kota yang 70% warganya sudah menerima suntikan vaksin dosis pertama dan 60% untuk vaksin dosis kedua.

“Sampai sekarang ada 244 Kabupaten/Kota yang sudah memenuhi kriteria tersebut. Dan vaksinasi booster ini akan diberikan dalam jangka waktu diatas 6 bulan sesudah vaksinasi dosis kedua,” ungkap Menkes.

Dari berbagai kriteria tersebut, kata dia, saat ini ada sekira 21 juta masyarakat Indonesia yang menjadi sasaran pemberian vaksin booster di bulan Januari ini.

“Adapun untuk jenis vaksin boosternya ada yang homolog atau sama jenis vaksinnya (dengan vaksin 1 dan 2), ada juga yang heterolog atau berbeda jenis vaksinnya,” tutur Menkes.

Untuk hal itu, Kemenkes akan memutuskan pada tanggal 10 Januari 2022, sesudah ada rekomendasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI).

Sementara itu terkait pelaksanaan vaksinasi booster di Sulawesi Utara (Sulut) sendiri, pihak Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sulut masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari Kemenkes.

“(Hingga saat ini) kami belum menerima Juknis dari Kemenkes. Kami masih menunggu juknis terkait vaksinasi booster ini,” tutur Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel saat dihubungi SINDOMANADO.COM, Selasa (4/1/2021).(Fernando Rumetor)