TONDANO- Kodam XIII/Merdeka bekerja sama dengan Balai Wilayah Sungai II (BWSS II) melakukan revitalisasi dan pembersihan eceng gondok di Danau Tondano, Senin (30/8/2021).
Dipusatkan di Kelurahan Tonsaru kecamatan Tondano Selatan Kabupaten Minahasa, kegiatan yang melibatkan sekira 420 personil TNI AD juga dilakukan di Desa Tonsaru, Toulour, Toliang, Eris, dan Desa Remboken yang merupakan lima desa yang menjadi lokasi kerja rehabilitasi Danau Tondano.
“Diharapkan pada tanggal 1 Desember 2021 pengangkatan seluruh gulma air atau eceng gondok yang tumbuh di Danau Tondano ini akan selesai,” kata Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Wanti Waranei Franky Mamahit.
Mayjen TNI Wanti Waranei Franky Mamahit mengatakan kegiatan pemeliharaan dan pembersihan Danau Tondano ini selama tiga bulan dalam rangka membantu menangani permasalahan sosial kemanusiaan.
“Bersama TNI, Masyarakat disekitar juga dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Kami dari pihak penanggung jawab kegiatan ini akan mengganti atau memberikan konpensasi bahan bakar (BBM) kepada setiap pemilik perahu yang digunakan,” ujar Pangdam.
Lanjut Pangdam, revitalisasi Danau Tondano sangat penting selain sebagai sumber mata pencaharian penduduk sekitar juga sumber energi.
Tampak dilokasi sekira enam alat berat jenis eskavator dan puluhan truk dikerahkan dalam giat yang turut dibantu pihak pemkab Minahasa.
“Jadi nantinya eceng gondok yang telah diangkat selain akan dibuang sebagian juga diminta oleh masyarakat untuk bisa diolah menjadi pupuk atau kerajinan”, jelas Jenderal bintang dua tersebut.
Disamping melaksanakan pembersihan eceng gondok dan pemeliharaan danau Tondano TNI juga melaksanakan bhakti sosial berupa pembagian beras kepada masyarakat prasejahtera dan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat disekitar danau.
Dalam kesempatan yang sama Bupati Minahasa Roy Roring mengapresiasi kegiatan yang digagas Kodam XIII/Merdeka dan BWSS II.
“Tentunya sangat membantu, dan Pemkab Minahasa mendukung penuh kegiatan ini”, tukas Bupati.(Deidy Wuisan)

