Diano Tandaju Jabat Kaper BKKBN Sulut, Gubernur Ingatkan Soal Sinergi dan Koordinasi

oleh -
Gubernur Olly Dondokambey saat melantik dan mengambil sumpah Kaper BKKBN Sulut yang dijabat Diano Tandaju di ruang CJ Rantung Kantor Gubernur Sulut. (ist)

MANADO – Gubernur Olly Dondokambey melantik dan mengambil sumpah Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Sulawesi Utara (Sulut) yang dijabat oleh Diano Tino Tandaju. Proses pelantikan berlangsung di ruang CJ Rantung, Kantor Gubernur Sulut, Kamis (16/1/2020).

Kesempatan itu, Gubernur Olly mengingatkan pejabat Kaper BKKBN Sulut yang baru dilantik untuk mengingat pentingnya komunikasi dan sinergi antar lembaga vertikal bersama pemerintah daerah (pemda).

“Sinergi dan koordinasi bersama pemda sangat penting yang mesti dijaga. Pentingya agar supaya apa yang menjadi program BKKBN Sulut bisa berjalan maksimal di 15 kabupaten/kota se Sulut,” ungkap Olly.

Dia mengakui, komunikasi yang sama juga terus dilakukan dengan pimpinan BKKBN Pusat, sehingga apa yang menjadi kebutuhan di daerah secara cepat direspon oleh pimpinan di pusat.

Gubernur mencontohkan soal program dalam menekan angka pernikahan dini yang terjadi pada kelompok generasi muda di daerah.

“Karena dengan nikah usia dini, maka angka kelahiran terus meningkat. Faktornya karena adanay ‘kecelakaan’ dalam pergaulan. Program ini memang mesti dimaksimalkan untuk memberikan arahan bagi para generasi muda kita tentang dampaknya,” ujar Olly.

Dia mengakui, paling pentingnya juga soal pencegahan lewat sosilisasi terkait penyakit stunting bagi keluarga-keluarga.

“Ini menjadi penting, agar Sulut bisa bebas dari stunting dan menghasilkan generasi yang sehat, berkualitas dan hebat kedepan,” tandasnya.

Sementara itu, Kaper BKKBN Sulut yang baru Diano Tino Tandaju mengatakan akan menjalankan tugas semaksimal mungkin untuk mendorong realisasi program-program BKKBN di wilayah Bumi Nyiur Melambai.

“Terima kasih atas kepercayaan tugas jabatan ini kepada saya. Pastinya, tugas dan tanggung jawab ini akan saya jalankan dengan sebaik mungkin dan penuh tanggung jawab,” tuturnya.

Dia menyebut, koordinasi dan sinergi yang telah terbangun antara BKKBN Sulut dan pemerintah daerah baik provinsi dan kabupaten/kota akan terus dijaga dan dipertahankan.

“Program-program BKKBN Sulut tentunya tidak akan berjalan baik dan maksimal jika tanpa dukungan dan bantuan dari Pemprov Sulut dan kabupaten/kota. Sinergi dan koordinasi akan kita tingkatkan kedepan,” paparnya.

Hadir pada kegiatan ini Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Sekdaprov Edwin Silangen, Forkopimda Sulut, serta jajaran BKKBN Sulut. (rivco tololiu)