Dilaporkan ke Polresta Manado, Oknum Kontraktor Bantah Lakukan Pemalsuan Tanda Tangan

oleh -63 Dilihat
Daymer Malonda Kuasa hukum NM alias Novie. (foto: istimewa)

MANADO – Oknum kontraktor berinisial NM alias Novie dilaporkan ke Polresta Manado oleh Wendy Paputungan karena dugaan pemalsuan tanda tangan pada dokumen Akta Jual Beli (AJB).

Terkait laporan tersebut, NM alias Novie membantah dan melalui kuasa hukumnya siap melapor balik tuduhan tersebut ke polisi.

Seperti disampaikan Deymer Malonda, kuasa hukum dari NM alias Novie.

Ia menjelaskan, laporan dugaan pemalsuan tanda tangan tersebut pada dokumen akta jual beli nomor 61/JB/WNA/-TA/Vl/2007 atas sertifikat hak milik nomor 38.

“Jadi ini tidak benar. Karena sesuai laporan pada 12 Juni 2007 lalu di Kantor Notaris MMS, Jalan Babe Palar Kelurahan Tanjung Batu, Kecamatan Wanea, Kota Manado, klien saya disebut memalsukan tanda tangan. Padahal, waktu itu klien saya tidak berada di sana,” jelasnya, Senin (17/1/2022).

Lanjut dia, saat pembuatan AJB tersebut, kliennya NM alias Novie sedang berada di luar kota.

“Jadi, mana mungkin mana mungkin bisa memalsukan tanda tangan dari lelaki Samsuddin Paputungan. Saya tegaskan sekali lagi itu tidak benar,” bebernya.

Ia menerangkan, saat pembuatan AJB tersebut, istri dari kliennya yakni Susi Paputungan yang hadir. Sementara, istri dari penjual sudah membuat pernyataan di atas materai kalau memang benar yang menandatangani waktu pembuatan AJB itu adalah Almarhum Haji Sjamsuddin Paputungan didampingi istri.

“Kami akan membuat laporan balik terkait laporan tersebut. Yang jelas di sini tidak ada yang membuat tanda tangan palsu seperti yang diberitakan sebelumnya,” jelas Deymer.

Sementara itu, NM alias Novie, ketika di konfirmasi pada hari yang sama mengatakan, pada saat pembuatan AJB dirinya tidak berada di tempat.

“Jadi saya tegaskan lagi kalau saya tidak memalsukan tanda tangan dari Haji Sjamsudin Paputungan. Ini tuduhan yang sangat keji. Saat itu saya tidak berada di lokasi karena tugas di luar daerah,” tandasnya. (Deidy Wuisan)