Sulut Supermarket Bencana, Pemerintah Harus Ada Antisipatif

oleh
Sulut Supermarket Bencana, Pemerintah Harus Ada Antisipatif. (FOTO: Marcos Budiman)

MANADO-  Sulawesi Utara (Sulut) disebut sebagai supermarket bencana. Dalam arti, secara geologi, Sulut rawan terjadi gempa bumi, tanah longsor, banjir bandang, gunung meletus dan lain sebagainya. Karena itu, pemerintah daerah dinilai perlu siap dan melakukan langkah antisipatif. Mulai dari peraturan daerah (Perda), infrastruktur hingga fasilitas yang siap tangani bencana.

Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Geofisika Kelas I Winangun Manado, Edward Henrry Mengko menerangkan, ada tiga sumber gempa yang ada di wilayah Sulut. Pertama berada di Laut Ma-luku bagian utara. Lempeng ini memanjang hingga Nusa Utara.

“Lempeng ini sangat aktif, kala terjadi gempa ver-tikal bisa berpotensi tsunami,” terang Edward saat hadir dalam Forum Mingguan (FM) KORAN SINDO MANADO (KSM) yang mengangkat tema “Siaga Bencana dan Tangkal Hoaks”, Kamis (11/10/2018), di Kantor KSM, sebagai moderator redaktur KSM Kim Tawaang.

Kedua, kata dia, lokasi Su-lut memanjang antara Utara Gorontalo, serta yang ketiga dari Selatan Mindanao. Sebab itu, kata dia, dengan adan-ya lempeng aktif tersebut, masyarakat yang tinggal di Sulut tidak perlu khawatir jika sering terjadi gempa.

“Kalau kita dengan ada gempa di Manado itu normal, karena kita ada di daerah subduksi atau tunjaman lempeng ke bawah,” paparnya.