Duel Berdarah 2 Pedagang di Pasar Bersehati, Satu Masuk Rumah Sakit, Satunya Diamankan Polisi

oleh
Ilustrasi. (foto: istimewa)

MANADO – Dua pedagang di Pasar Bersehati Kota Manado yakni lelaki berinisial SD alias Sad, 30, dan lelaki RY alias Rahman, 42, terlibat duel panas dengan menggunakan senjata tajam (sajam).

Akibatnya, Rahman yang menderita luka tikaman cukup parah dilarikan ke rumah sakit. Sementara, Sad langsung diamankan polisi ke Polsek Wenang.

Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa berdarah itu terjadi sekira pukul 05.30 WITA, Rabu (24/11/2021).

Berawal saat lelaki Sad sedang mengikat daun bawang untuk dijual.

Tiba-tiba Rahman datang dan memukul Sad menggunakan kayu hingga mengenai pelipis kanannya. Saat itu, Sad sempat mengejar namun korban kabur.

Namun tak lama kemudian, Rahman kembali datang dan menyerang Sad dengan menggunakan gunting. Sad saat itu mengalami luka gores di bagian pundak, tangan kiri dan kanan.

Karena merasa terdesak, Sad lalu mengambil pisau yang digunakan untuk memotong rempah-rempah dan balik menyerang Rahman. Akibatnya, Rahman mengalami luka tusuk di beberapa bagian tubuh.

Kejadian itu sempat menghebohkan pedagang dan pengunjung yang langsung berhamburan keluar dari dalam Pasar Bersehati, karena panik melihat Rahman yang telah berlumuran darah. Sementara, Sad langsung melarikan diri.

Polsek Wenang yang mendapatkan informasi penganiayaan tersebut langsung mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta melakukan penyelidikan. Tak sampai lima jam, Sad akhirnya berhasil diamankan setelah anggota Polsek Wenang berkoordinasi dengan keluarganya.

“Pelaku Sad ternyata kembali ke pasar dan akhirnya diamankan di salah satu kompleks pasar,” ujar Kapolsek Wenang, AKP Emilda Sonu, saat dikonfirmasi wartawan.

Ia mengatakan, pelaku Sad sedang menjalani pemeriksaan oleh penyidiknya. Kapolsek juga menepis kabar bahwa Rahman telah meninggal dunia.

“Jadi korban masih dalam perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Manado,” tandas mantan Kapolsek Tikala ini. (Deidy Wuisan)