Lengkapi Faskes di Sulut, Pembangunan RSJ Ratumbuysang Dikebut

oleh -
Wakil Gubernur Steven Kandouw saat melakukan peninjauan di RSJ Ratumbuysang. (istimewa)

MANADO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus mempercepat pembangunan Rumah Saki Jiwa (RSJ) Ratumbuysang yang terletak di Desa Kalasey II, Kabupaten Minahasa. RSJ Ratumbuysang menjadi rumah sakit pelengkap fasilitas kesehatan (faskes) di Bumi Nyiur Melambai.

Wakil Gubernur Steven Kandouw bersama jajaran melakukan peninjauan di lokasi pembangunannya, Selasa (19/1/2021). Ia mengakui, RSJ Ratumbuysang menjadi salah satu rumah sakit yang dibutuhkan dalam pelayanan kesehatan jiwa.

“Kita sudah membangun RSUD Tipe B Provinsi Sulut yang menjadi pusat rujukan tingkat provinsi. Juga ada pengembangan RS Khusus Mata sebagai pusat rujukan wilayah Indonesia bagian Timur. Nah, sekarang kita sedang kebut pembangunan RSJ Ratumbuysang yang menjadi pelengkap fasilitas kesehatan daerah ini,” ungkap Kandouw.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini mengakui, penyiapan fasilitas kesehatan yang memadai dan lengkap bagi masyarakat merupakan salah satu tugas pemerintah. Ia berharap dengan makin banyaknya fasilitas kesehatan yang dibangun akan memberikan dampak yang baik untuk peningkatan pelayanan kesehatan.

“Banyak rumah sakit bertaraf internasional yang dibangun di Sulut. Baik milik pemerintah dan swasta. Ini pastinya menjadi satu kebanggaan, karena warga Sulut tidak perlu lagi berobat ke luar daerah karena fasilitas di rumah sakit di Sulut bersama tenaga medisnya sangat terjamin,” ujarnya.

Sekedar diketahui, pelayanan RSJ Ratumbuysang bakal terus dioptimalkan lewat sarana dan prasarana yang lebih memadai. Terlebih saat ini RSJ Ratumbuysang telah meraih Akreditasi Madya (3 bintang) edisi SNARS 1.0 dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS).

Pembangunan RSJ Ratumbuysang dan RS lainnya di Sulut sebagai bukti keberhasilan program kesehatan OD-SK mewujudkan Sulut Sehat Sulut Hebat yang mengacu pada visi Provinsi Sulut, yaitu terwujudnya Sulut berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam pemerintahan dan politik, serta berkepribadian dalam budaya. (rivco tololiu)